Pendahuluan
Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA negeri 5 Medan (selanjutnya disingkat dengan IKALIMA), adalah organisasi nirlaba yang dimaksud untuk membangun sebuah wadah berkumpul, bermusyawarah dan bersilaturahmi antar sesama alumni tanpa memandang strata sosial, usia, ras, dan agama guna saling tukar pikiran, saling tolong menolong; baik dalam suka maupun duka, diminta atau tidak, sesuai dengan kebiasaan dan aturan yang ada.
Nama IKALIMA dipilih dari beberapa singkatan yang diusulkan, untuk dipakai sebagai nama generik untuk komunitas alumni SMAN 5 Medan. Kesepakatan ini diambil pada saat gathering di rumah Bang Demak Lubis, di Cibubur, tahun 2007 lalu.
Dalam rangka menjalankan roda kegiatannya, IKALIMA membentuk satu tim pengurus harian, yang sudah memasuki periode kedua. Pengurus ini semula diketuai oleh Bang Ganti Brahmana (alumni 1965), dan sekarang oleh Bang Milton Simangunsong (alumni 1974). Untuk menjalankan kegiatan-kegiatan organisasinya, sudah ada kesepakatan aturan bersama yang dituang dalam AD/ART, yang dikeluarkan pada tanggal 23 Juni 2007.
Dalam tiga tahun perjalanan awal, IKALIMA telah menyelenggarakan beberapa kali kegiatan gathering. Secara resmi, gathering pertama dimulai di Permata Golf Sentul/Kediaman Bang Asrul, sekalipun gathering pendahulu telah dijajaki sebelumnya (seperti gathering di Redtop Hotel dan dalam rangka Ultah Bang Darwan Siregar di Golf Senayan). Selanjutnya, gathering lebih terkendali dan lebih teratur. Misalnya gathering bertema Halal bi Halal sudah dilakukan secara rutin setiap tahunnya: HBH 2007 di Senayan Golf, HBH 2008 di Sawangan di kediaman Pahala Manurung, dan HBH 2009 di Cibubur (kediaman Kak Ariani).
Beberapa gathering lainnya pernah pula diselenggarakan dalam rangka menggalang bantuan dana sumbangan untuk peralatan sekolah di SMAN 5 Medan (di rumah Bang Demak Lubis, Irjen Pol. di Cibubur 2007), gathering jelang puasa (di kediaman Kak Purnama Sitompul di Pejaten 2008), gathering buka tahun dan diskusi IKALIMA (di gedung YTKI di Jl Gatot Subroto awal 2009 / Bang Syaufii).
Jejaring IKALIMA rupanya ikut membangkitkan semangat alumni per angkatan untuk saling bertemu dan membangun juga. Sepengetahuan kami, beberapa angkatan alumni yang pernah melakukan gathering terpisah antara lain: Alumni 84 (yang paling rutin dan mempunyai kegiatan futsal secara teratur), Alumni 85 yang melakukan anjangsana ke almamater di Medan, Alumni 86 di Medan (Rudy Sirait dkk.), Alumni 89 (Petherson dkk), Alumni 90 (Welsing dkk), Alumni 91 (Jenner dkk), dan lain-lain yang masih belum terpantau. Malah semuanya juga memiliki milis sendiri-sendiri untuk membangun komunikasi.
Selanjutnya, IKALIMA juga sudah menjalankan kepedulian sosial bagi para anggotanya (tertuang dalam AD/ART), antara lain dalam mengirimkan ungkapan belasungkawa dalam bentuk krans bunga ke tempat kejadian, sepanjang kami mengetahui berita dan alamatnya.
Sebagaimana kita ketahui bersama, IKALIMA lintas angkatan (Jakarta) juga pernah menyerahkan sumbangan alat-alat laboratorium ke SMAN 5 Medan, sebesar lebih kurang dari 35 juta rupiah ditambah peralatan komputer.
Dukungan Dana
Jelaslah dalam menjalankan semua kegiatan tersebut dibutuhkan dana pendukung. Beberapa kali kegiatan IKALIMA diselenggarakan atas dukungan sepenuhnya dari Host (misalnya di kediaman Bang Demak Lubis, Ka Purnama Sitompul, dan Pahala Manurung): tempat, musik dan makanan.
Beberapa kegiatan lain diselenggarakan dengan memobilisasi sumbangan sukarela saat kegiatan berlangsung, ditambah sumbangan sukarela dari pribadi-pribadi alumni, dan dari kegiatan fundraising lewat acara nyanyi dan tor-tor misalnya.
Support dana semacam ini rupanya tidak terlalu memberi harapan cerah atas keberlangsungan organisasi terutama dalam merencanakan kegiatan-kegiatan lainnya ke depan. Oleh sebab itu, pengurus ingin mensosialisasikan agar setiap alumni bersedia menjalankan ketetapan AD/ART, yang sejak awal mendorong anggotanya untuk memberi iuran tahunan sebesar Rp 150.000,-. Iuran ini akan kami berlakukan sesegera mungkin, sejak sekarang, mengingat kas alumni yang sudah semakin menipis. Iuran ini bisa ditransfer pada rekening IKALIMA, Bank Mandiri Ciputat Center, Nomor Rekening 101.0005.839.780, a.n. Endang Widiarti; atau diserahkan langsung dalam acara-acara gathering alumni, kepada bendahara: Endang Widiarti (IKALIMA 80). Semoga rekan-rekan alumni dapat memaklumi perihal tersebut.
Lewat sistem pendanaan yang lebih teratur dan terencana, ditambah dengan dukungan-dukungan moril dan materil dari beberapa pribadi alumni, diharapkan kegiatan-kegiatan organisasi ke depan akan lebih terarah dan terencana dengan baik. Misalnya, dalam waktu dekat ada keinginan untuk mengadakan acara gathering Natal/Tahun Baru karena sering mengemuka dari beberapa alumni selama ini.
Demikianlah sekapur sirih dari pengurus IKALIMA. Semoga IKALIMA jaya dan kompak selalu! HORAS, HORAS, HORAS!!!
** Dari: Pengurus IKALIMA **
Komentar Terakhir